Mertua dan Menantu Idaman

8 04 2012

Oleh : Budi Marta Saudin

1. Ia adalah seorang laki-laki mulia, terkenal dengan kedermawanannya, kejujurannya pun tidak ada yang meragukan. Ketika orang-orang kafir Quraisy mengingkari kenabian Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallam, maka ia adalah seorang laki-laki pertama yang meyakininya. Beliau adalah Abu Bakar Ash shiddiq rodhiyallohu ‘anhu, ayahanda Aisyah rodhiyallohu ‘anha, yang kemudian menikahkannya dengan Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallam. Abu bakar Asshiddiq adalah mertua Rosululloh shollallahu ‘alaihi wasallam, manusia terbaik sepanjang masa.

2. Orang ini memiliki keberanian yang luar biasa, ditakuti oleh orang-orang kafir Quraisy, sebelum memeluk Islam ia berniat untuk membunuh Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallam. Hatinya bergetar tatkala mendengar lantunan ayat Al-Quran dan ia langsung masuk Islam. Ia di juluki Al-Faruq, sebagai pembeda antara yang haq dan yang bathil. Ia memiliki putri bernama Hafshoh rodhiyallohu ‘anha , yang kemudian dinikahkannya dengan Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallam. Beliau adalah Umar bin Khotthob, mertua Rosululloh shollallahu ‘alaihi wasallam, manusia terbaik sepanjang masa.

3. Laki-laki sederhana ini sungguh beruntung, ia adalah orang yang sangat dermawan, memiliki kecerdasan dan ahli ibadah. Ia menikahi dua putri Rosululloh shollallahu ‘alaihi wasallam. Ia menikahi Ruqoyyah rodhiyallohu ‘anha , kemudian setelah meninggal Ruqoyyah rodhiyallohu ‘anha , Rosululloh shollallahu ‘alaihi wasallam menikahkannya dengan putrinya yang lain yaitu Ummu Kultsum rodhiyallohu ‘anha . Ia pun dijuluki dengan dzunnuroin, yang memiliki dua cahaya, karena telah menikahi dua putri Rosululloh shollallahu ‘alaihi wasallam. Beliau adalah Utsman bin ‘Affan Rodhiyallohu ‘anhu, menantu Rosululloh shollallahu ‘alaihi wasallam, manusia terbaik sepanjang masa.

4. Pemuda ini adalah anak pamannya Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam, ia seorang yang gagah berani, di nikahkan oleh Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam dengan putri kesayangannya, Fathimah rodhiyallohu ‘anha, seorang pemimpin wanita ahli surga, ibu dari cucu kesayangan Nabi, Hasan dan Husein rodhiyallohu ‘anhuma. Pemuda beruntung ini adalah Ali bin Abi Tholib rodhiyallohu ‘anhu, menantu Rosululloh shollallahu ‘alaihi wasallam, manusia terbaik sepanjang masa.

Abu Bakar, Umar, Utsman dan ‘Ali rodhiyallohu ‘anhum adalah orang-orang pilihan, bagaimana tidak?, Abu Bakar dan Umar adalah mertua Rosululloh shollallahu ‘alaihi wasallam, sedangkan Utsman dan ‘Ali adalah menantu Rosululloh shollallahu ‘alaihi wasallam.

Setiap orang tentu mendamba mendapatkan yang terbaik, seorang bapak menginginkan anaknya bisa menikah dengan orang pilihan sehingga ia akan memilih calon menantu yang baik. Begitupun menantu akan memilih mertua yang baik. Hal ini sebagaimana yang terjadi pada kisah diatas. Lantas apakah masuk akal jika Abu Bakar dan Umar adalah kafir? Ingat! Beliau adalah mertua Rosululloh shollallahu ‘alaihi wasallam. Dan apakah mungkin jika Utsman adalah Murtad, keluar dari Islam? Ingat! Beliau adalah menantu Rosululloh shollallahu ‘alaihi wasallam. Seandainya tuduhan tersebut dipaksakan di lontarkan kepada Abu Bakar, Umar dan Utsman tentunya ini merupakan penghinaan yang besar kepada Rosululloh shollallahu ‘alaihi wasallam, berarti beliau salah dalam memilih mertua dan menantu. Inilah tuduhan yang layak dikatakan sebagai dusta yang selalu di lontarkan oleh orang-orang Syi’ah Rofidhoh, tentunya ini sangat bertentangan sekali dengan sejarah, dalil dan akal.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: