Persia, Dulu dan Kini

8 04 2012

Oleh : Budi Marta Saudin

Berbicara tentang kisruh Iran dengan Amerika seakan tidak ada habisnya, jika membaca berita di Koran-koran selalu mendapati berita terbaru tentang pertikaian tersebut. Setidaknya ada tiga sikap bagi orang yang mengikuti perkembangan tersebut.

Pertama: Mereka adalah orang yang tidak perduli terhadap kisruh tersebut, bisa jadi karena ketidak mengertiannya ataupun karena masa bodoh dengan semua yang ada. Orang-orang model semacam ini dinilai lebih baik dari golongan yang kedua dan yang ketiga, jika seandainya tidak berkomentar sok tau.

Kedua: mereka adalah orang yang benci dan takut terhadap ancaman-ancaman fiktif Iran kepada Amerika. Kebanyakan golongan ini adalah orang-orang kafir. Tentu karena Iran selalu menggembar-gemborkan Islam maka dampaknya adalah Islam dibenci secara keseluruhan, dipukul rata.

Ketiga: mereka adalah orang yang berbahagia dengan tindakan Iran kepada Amerika, dengan alasan bahwa Iran bisa mewakili Islam untuk menentang Amerika dan sekutunya. Dengan bangga dan pedenya orang-orang semacam ini selalu membela-bela Ahmadinejad dengan segala macam sanjungan dan pujian, dan berujung dengan membela pula ajaran resmi Iran, Syi’ah. Kebanyakan yang bersikap seperti ini adalah kaum muslimin. Iran telah berhasil. Berhasil meraih simpati kaum muslimin. Baru setengah langkah, maka tinggal setengah langkah lagi akan sukses.

Sejarah Akan Terus Berulang

Berbicara tentang politik global, tentu tidak bisa lepas dari masa lalu. Ketika Islam datang, telah ada dua peradaban besar dan kuat, yaitu peradaban Romawi dan Persia, kemudian Islam bisa menaklukkan dua peradaban tersebut. Romawi atau dalam bahasa Arab disebut dengan Ruum adalah negri yang menganut Agama Resmi Nasrani, sedangkan Persia adalah Majusi dan di jazirah arab Islam. Wilayah kekuasaan Romawi amat luas, mulai dari daratan Eropa, sebagian Asia, Afrika hingga Amerika. Sedangkan Persia meliputi wilayah Iran dan sekitarnya.

Jika kita bandingkan masa silam dengan keadaan sekarang tentu tidak banyak berbeda. Romawi bisa diwakilkan sekarang oleh Amerika, Eropa dan para sekutunya, resmi berkeyakina Nasrani, Persia saat ini diwakilkan oleh Iran, dulu agama resminya adalah majusi, tapi sekarang Syi’ah, sebenarnya tidaklah terlalu jauh perbedaan kedua agama ini Cuma bedanya kalau Syi’ah masih membawa-bawa nama Islam. Ada satu lagi golongan manusia yang jumlahnya sedikit tapi ia berperan besar dalam kancah perpolitikan dari dahulu kala hingga sekarang, yaitu Yahudi.

Detik-Detik Menjelang Perang

Kondisi yang terus memanas antara Amerika dan Iran berdampak pada naiknya harga minyak dunia disebabkan ancaman Ahmadinejad akan menutup selat Hurmuz, sebagai jalan keluar masuknya minyak mentah dari Arab Saudi, Kuwait, Emirat, Bahrain, Irak dan Iran sendiri. Meskipun BBM tidak jadi naik sekarang, diprediksikan akan tetap naik karena harga minyak mentah dunia terus melambung tinggi jika ketegangan akan terus berlanjut. Sampai-sampai bapak Dahlan Iskan mengharapkan agar Obama sesegera mungkin mencium kening Ayatullah Khomeini agar konflik segera usai sehingga harga minyak tidak terus mengental. Tapi yang jadi persoalan adalah apakah memang Syi’ah benar-benar membenci Amerika ataukah hanya sandiwara belaka?. Saya berpendapat bahwa ini adalah sandiwara. Inilah hebatnya Iran, negeri Syi’ah, negeri kecil yang memiliki pengaruh besar dalam kancah perpolitikan internasional. Jadi saya pikir, perang Iran-Amerika mustahil terjadi. Itu hanya tipu muslihat kepada Ummat, Ummat Islam. Dari beberapa kejadian ini apakah pertanda bahwa perang akhir zaman akan segera dimulai? Ummat Islam saat ini sedang tertidur panjang. Ayoo bangkit!


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: